PENGEMBANGAN RSI IBNU SINA PADANGPANJANG JADI PRIORITAS
(Padang, 22/10/2022) Yarsi Sumbar gelar pertemuan Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar dengan Unit Kegiatan Yarsi Sumbar dan Badan Penyantun, secara virtual zoom, Sabtu (22/10). Dalam sambutannya, H. Anisral, Sekretaris Yarsi Sumbar mengungkapkan bahwa proses pembentukan Lembaga Wakaf dan proses pendaftarannya ke Badan Wakaf Indonesia (BWI) telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. “Saat ini Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar sudah mendapatkan Surat Tanda Bukti Pendaftaran Nazhir dari BWI ”, ujar Anisral. Oleh karenanya, ikhtiar kita selanjutnya adalah mengoptimalkan keberadaan Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar untuk memperkuat peran dakwah Yarsi di bidang Kesehatan, tambahnya.
Sementara itu, Rozalinda, Ketua Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar, mengungkapkan bahwa saat ini Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar memprioritaskan penghimpunan wakaf uang untuk pengembangan Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Padang Panjang. Memang ada 5 (lima) program Lembaga Wakaf, diantaranya : Pengembangan RSI Ibnu Sina Padangpanjang, Pembangunan RSI Ibnu Sina Panti, Pembangunan RSI Ibnu Sina Solok, Pembangunan RSI Ibnu Sina Dharmasraya, dan Pengembangan Universitas Mohammad Natsir. “Adapun untuk tahap awal ini, kita fokuskan dulu ke RSI Ibnu Sina Padangpanjang”, tambah Rozalinda.
Sementara itu, Buya Mas’oed Abidin, Pembina Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar, mengajak ikhtiar bersama seluruh keluarga besar Yarsi Sumbar, termasuk didalamnya Unit Kegiatan Yarsi Sumbar untuk bersama-sama mendukung ikhtiar penghimpunan wakaf. “Kita akan membentuk nazhir wakaf di setiap unit kegiatan, badan penyantun setiap unit diharapkan masuk ke dalamnya”, ujar Djasmi Zainudin, Anggota Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar sekaligus Ketua Badan Penyantun Yarsi Sumbar.
Pertemuan koordinasi yang dipandu oleh Jimmi Syah Putra Ginting (Sekretaris Lembaga Wakaf Yarsi Sumbar) tersebut dihadiri Pengurus Yarsi Sumbar, diantaranya hadir Asrul Lukman (Ketua), H. Anisral (Sekum), Asniati Bahari (Bendum), dan jajaran sekretariat Kantor Pusat Yarsi Sumbar. Juga dihadiri oleh pimpinan unit kegiatan, yaitu Direktur RSI Ibnu Sina se-Sumatera Barat, Badan Penyantun Setiap Unit Kegiatan Yarsi Se-Sumbar, Rektor Universitas Mohammad Natsir, dan pimpinan PT. Masyithah. Dari lembaga Wakaf, hadir Pembina (Buya Masoed Abidin), Pengawas (Muchlis Bahar), dan nazhir.
***